Pintar Memilih AC, Pilih AC yang Pintar

Dengan kondisi lingkungan yang tak menentu, terlebih lagi jika tinggal di daerah Ibukota tentu cuaca yang tak menentu sangat tidak mendukung aktivitas kita sehari-hari. Banyak masyarakat yang kini bergantung pada penggunaan Air Conditioner (AC) baik di rumah, di kantor ataupun di mobil selama perjalanan. Hal ini dilakukan mengingat udara kota yang semakin panas.
Namun yang harus diingat, keberadaan AC semata mata bukan hanya memberikan dampak yang baik namun juga dampak buruk. Selain sebagai salah satu penyebab pemanasan global, pemakaian listrik yang berlebihan juga datang dari penggunaan AC. Lalu bagaimana memilih AC yang hemat energi agar sesuai dengan kebutuhan dan ukuran rumah?

1. Cek Daya saat Starting
Sebelum berkeinginan untuk menggunakan AC, ada baiknya cek terlebih dahulu daya atau kapasiatas listrik di rumah anda, apakah mencukupi atau tidak. Jika mencukupi, pastikan masih memiliki daya yang tersisa. Hal ini penting terutama saat pertama kali menyalakan AC. Jika listrik tidak kuat, bisa terjadi mati listrik bahkan konslet. Hal hal seperti ini yang justru memakan banyak daya listrik.
Jika instalasi listrik di rumah ada sudah lebih dari 10 tahun, ada baiknya memanggil petugas untuk mengeceknya karena daya yang dibutuhkan A cukup besar dan menghindari terjadi nya overload pada kabel.

2. AC Standar, Inverter atau Hybrid?
Jenis AC apa yang akan anda gunakan, semuanya tergantung kebutuhan anda. Untuk AC standar memang harga di pasaran akan lebih murah dan sparepart untuk perawatanpun tak sulit untuk ditemukan, hanya saja saat penggunaan terlalu sering on-off maka daya listrik yang digunakan akan tergolong boros. AC inverter digunakan bagi anda yang lebih banyak melakukan aktivitas indoor karena suhu dari AC tersebut bersifat stabil. Yang terbaru adalah AC Hybrid dengan harga yang cukup mahal, pengguna diajak untuk menghemat listrik karena anda dapat mengatur PK nya.

Baca juga: Listrik atau Gas? Cari Tahu Mesin Cuci yang Pas!

3. Lengkapi dengan Fitur Kesehatan Tubuh
Karena menggunakan AC, otomatis ruangan akan lembab karena tidak mendapatkan udara luar. Maka dari itu pilih AC yang memiliki fitur kesehatan tubuh seperti plasma filter, plasmacluster atau nanoe-g untuk menghindari pertumuhan virus bakteri dan jamur pada ruangan.

4. Pilih AC dengan EER tinggi namun BTU/h Standar
Pelajarilah cara menghitung daya serta BTU/h dari suatu AC agar dapat memilih AC dengan ukuran ruangan yang tepat.

5. Perawatan Rutin 
Untuk menghindari kerusakan pada AC, pastikan anda melakukan perawatan secara rutin. Pada saat menyalakan pertama kali atur suhu dibawah 20 derajat, setelah sudah merasa cukup dingin atur suhu 20-21 derajat agar suhu stabil. Cuci filte AC 1 minggu sekali dan jangan lupa selalu cek Freon AC. Dan yang terakhir cuci seluruh unit setiap 6 bulan sekali dan lakukan pengecekan setiap 10 bulan sekali.

Disqus Comments
© Copyright 2017 Kuntet.com - Cara Efektif dan Tips - All Rights Reserved - Theme By BLAGIOKE